• Sab. Sep 26th, 2020

Aqidah Islamiyah (Tauhid Rububiyah) (Bag.28)

AQIDAH ISLAMIYAH (tauhid rububiyah)

Bagian 28

Oleh karena itu ketika kita membaca firman Allah ta’ala :

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ ۙ 

Segala puji bagi Allah Rabb seluruh alam semesta, kita teringat denfan sifat-sifat yang besar dalam kalimat Rabb tersebut, yaitu :

🔸 Penciptaan
🔸 Penguasaan
🔸 Pengaturan.

Tauhid Rububiyah ini kita mentauhidkan Allah Subhahu wa Ta’ala dalam seluruh perbuatanNya.

Allah Subhahu wa Ta’ala mencipta maka tidak boleh kita meyakini ada yang menciptakan selain Allah Subhahu wa Ta’ala.

Allah Subhahu wa Ta’ala menguasai, maka kita harus meyakini demikian, tidak ada yang bisa menguasai secara mutlak kecuali Allah Subhahu wa Ta’ala.

Allah Subhahu wa Ta’ala mengatur alam semesta ini dan tidak di perbolehkan kita meyakini bahwa Lautan ada penunggunya dan pengaturnya selain Allah yang bisa mendatangkan tsunami atau mencegahnya, begitu juga menciptakan Gunung dan Allah yang menjaga dan mengaturnya bukan makhluk.

Kita harus meyakini bawa Allah Subhahu wa Ta’ala mencipta segala sesuatu dan Allah lah yang mengaturnya dan kita kembali kepada Allah, jika kita ingin di rahmati, di sayang serta di berkahi oleh Allah Subhahu wa Ta’ala maka nurutlah dengan perintahNya jadilah hamba²Nya oleh karena itu Allah Subhahu wa Ta’ala mengutus para rasul, karena manusia tidak bisa menuju Allah dengan akalnya oleh karena itu kita kembali kepada aturan Allah Subhahu wa Ta’ala.

Ketika kita tau bahwa Allah Subhahu wa Ta’ala Rabbul alamin ada tuntutan berikutnya yaitu Tauhid Uluhiyah.


Disadur dari kajian Ust, Abu Ya’la Kurnaedi, di lembaga Al-Anshar Depok.

Bersambung in syaa Allah..

Semoga menjadi ilmu yang bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.
Barakallahu fiikum….