• Jum. Sep 25th, 2020

Aqidah Islamiyah (Tauhid Rububiyah) (Bag.26)

Byadmin

Agu 4, 2020

AQIDAH ISLAMIYAH (tauhid rububiyah)

Bagian 26

2. Al Mulk ( penguasaan dan kepemilikan )
Allah ta’ala berfirman :

مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ ۗ 
Yang mengusai hari pembalasan. QS. Al-Fatihah : 4.

Kekuasaan dan kepemilikan Allah itu sempurna, absolut mutlak tidak terbatas, kekuasaan yang umum, adapun kepemilikan makhluk sangat terbatas dan tidak mutlak.

Nabi Muhamad Shallallahu alaihi wa sallam bersabda mengingatkan kita semua ketika Nabi Muhamad Shallallahu alaihi wa sallam di khabarkan ada cucunya yang meninggal, beliau mengucapkan ta’ziah :

إِنَّ لِلَّهِ مَا أَخَذَ وَلَهُ مَا أَعْطَى، وَكُلٌّ عِنْدَهُ بِأَجَلٍ مُسَمًّى فَلْتَصْبِرْ وَلْتَحْتَسِبْ. .

(milik Allah apa yang Allah ambil, dan milik Allah pula apa yang Allah berikan. Dan segala sesuatu telah Allah tetapkan batas waktunya. Maka bersabar dan berharaplah pahala dari musibah yang menimpamu ini. HR Bukhari no 1284).

Ini adalah kalimat sunnah ketika kita mendengar kematian, atau kita mengucapkan ta’ziah, sebagaimana Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam mengucapkan kepada putrinya ketika cucunya meninggal.

Hal ini mengingatkan kita bahwa semuanya milik Allah Subhahu wa Ta’ala, dan semuanya hanya titipan kapanpun Allah mau ambil maka Ambil dan semua yang ada pada diri kita milik Allah Subhahu wa Ta’ala dan inilah yang dipahami oleh para sahabat Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam, dengan pemahaman betul² menghujam pada diri mereka bahwa semua yang ada pada diri kita merupakan milik Allah ta’ala.

Adapun kepemilikan mahluk sangat terbatas, terbatas dari sisi cankupannya dan terbatas dari sisi penggunaannya.

Bersambung in syaa Allah..

📝 Semoga menjadi ilmu yang bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.
Barakallahu fiikum….