• Rab. Agu 12th, 2020

    Aqidah Islamiyah (Bag.16)

    Byadmin

    Jul 21, 2020

    Aqidah Islamiyah
    Bagian 16


    Nama-Nama Ahlussunnah Wal Jama’ah

    Ulama menyebutkan bahwa Ahlussunnah wal jama’ah memiliki beberapa nama, diantaranya :

    1️⃣ Al- Firqatun Najiyah

    Al-Firqatun Najiyah adalah kelompok yang selamat, maksudnya selamat dari bid’ah semasa didunia, serta selamat dari kebinasaan dan keburukan di dunia dan di akhirat.
    Syaikh Abdul Aziz An-Nashir Ar-Rasyid Rahimahullah berkata:

    “أَيْ الَّتِيْ سَلِمَتْ مِنَ الهَلَاكِ وَ الشُّرُوْرِ فَيْ الدُّنْيَا وَ الآخِرَةِ وَ حَصَلَتْ عَلَى السَّعَادَةِ بِسَبَبِ اسْتِقَامَتِهَا عَلَى الحَقِّ وَتمَسُّكِهَا بِمَا كَانَ عَلَيْهِ ﷺ وَ أَصْحَابُهُ”

    “Yaitu yang selamat dari kebinasaan dan keburkan di dunia dan akhirat, serta mendapatkan kebahagian dengan sebab keistiqamahannya di atas al-Haq dan beprgang teguhnya (mereka), karena apa-apa yang beliau ﷺ dan sahabatnya berada diatasnya”
    📒 (At-Tanbihat As-Saniyah, hal. 16-17.)

    Hal ini didasari dengan hadits yang tsabit dari Muawiyah bin Abi Sufiyan Radiyallahu ‘anhuma, dari Rasulullah ﷺ:

    أَلَا إِنَّ مَنْ قَبْلَكُمْ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ افْتَرَقُوا عَلَى ثِنْتَيْنِ وَسَبْعِينَ مِلَّةً، وَإِنَّ هَذِهِ الْمِلَّةَ سَتَفْتَرِقُ عَلَى ثَلَاثٍ وَسَبْعِينَ: ثِنْتَانِ وَسَبْعُونَ فِي النَّارِ، وَوَاحِدَةٌ فِي الْجَنَّةِ، وَهِيَ الْجَمَاعَةُ

    “Ketahuilah! Sesungguhnya orang-orang sebelum kalian dari kalangan ahlu kitab berpecah belah menjadi tujuh puluh dua golongan, dan umatku akan berpecah menjadi tujuh puluh tiga golongan. Tujuh puluh dua golongan masuk neraka dan satu golongan masuk surga, yaitu al-jama’ah.” *(HR. Abu Dawud no. 4597, dinilai hasan oleh Al-Albani)*

    2️⃣ At-Thaifah Al-Manshurah

    At-Thaifah Al-Manshurah yang artinya adalah kelompok yang ditolong, hal ini didasari dari hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, bahwa Nabi ﷺ bersabda:
    “akan senantiasa ada kelompok dari ummatku yang akan terus ditolong (manshurin), tidak memudharatkan mereka bagi yang menghinakan mereka sampai tegaknya hari kiamat” (HR. Bukhari :3641, dan Muslim : 1037).

    لا يَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِي ظَاهِرِينَ حَتَّى يَأْتِيَهُمْ أَمْرُ ا وَهُمْ ظَاهِرُون

    “Pasti akan selalu ada sekelompok orang dari umatku yang senantiasa meraih kemenangan, sampai ketetapan dari Allah ‘azza wa jalla datang menghampiri mereka. Mereka pun tetap di atas kemenangannya. (HR. Bukhari: 7311 meriwayatkan sebuah hadits dari al-Mughirah bin Syu’bah)

    3️⃣ As-Salaf

    Salaf menurut bahasa dari kafadz سَلَفَ – يَسْلُفُ yang artinya berlalu, kalau dikatakan سَلَفُ الْإِنْسَانِ salaf seseorang artinya nenek moyangnya yang terdahulu.
    Lafadz ini sudah ada sejak dahulu bahkan pernah keluar dari mulut Nabi ﷺ ketika kepada putrinya Fatimah Radiyallahu ‘anha:

    ((فَإِنَّهُ نِعْمَ السَّلَفُ أَنَالَكِ))

    “Sesunggunya Aku adalah sebaik-baik salaf (pendahulu) bagimu” (HR. Muslim: 2450.)

    As-Salaf adalah mereka para sahabat Nabi ﷺ dan yang mengikuti mereka (para sahabat) serta berada diatas jalan mereka dari para imam agama ini dari tiga generasi yang utama.
    📒 (Lihat Syarh Al-Aqidah Al-Wasithiyah, Syaikh Muhammad bin Shalih Utsaimin: 2/372)