• Rab. Agu 12th, 2020

    Mengucap Tasmiyah dan Memutus Al-Wadjan

    Byadmin

    Jul 15, 2020

    (8). Mengucapkan Tasmiyah (Bismillah)

    Allah berfirman, “Dan janganlah kamu memakan binatang-binatang yang tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya.” (Al-An’am: 121)_

    Yaitu dengan mengucapkan “Bismillah wallaahu akbar” sebagaimana hal ini dicontohkan Nabi ﷺ ketika berqurban dengan dua ekor kambing kibas yang berwarna putih bercampur hitam dan bertanduk. (HR. Al-Bukhori 5565 dan Muslim 1966)

    Boleh menyebut nama shohibul qurban setelah mengucapkan tasmiyah seperti, “Bismillah wallaahu akbar, haadza minka wa laka ‘an Fulan” (dengan menyebut nama Allah, Allah Mahabesar qurban ini dari Engkau dan untuk Engkau dari Fulan)

    (9). Memutus Al-Wadjan

    Para Ulama mensyaratkan bila menyembelih harus memutus “al-wadjan” yaitu dua urat tebal yang meliputi tenggorokan. Pendapat ini yang lebih kuat. Tujuannya agar darah lebih mudah mengalir dan mempercepat proses kematian.

    Para Ulama juga mengingatkan agar tidak mengasah pisau di depan hewan qurban yang lain kecuali apabila tidak memungkinkan. Nabi ﷺ bersabda, “Sesungguhnya Allah mewajibkan berbuat baik terhadap segala sesuatu, apabila kalian hendak membunuh maka bunuhlah dengan cara yang baik, apabila kalian hendak menyembelih maka sembelihlah dengan cara yang baik, hendaklah kalian tajamkan pisaunya dan menenangkan hewan sembelihannya.” (HR. Muslim 1955)

    https://t.me/manhajulhaq