• Rab. Agu 12th, 2020

    Waspada Fitnah Ta’asshub & Hizbiyyah di Kalangan Penuntut Ilmu

    ByTeam Admin

    Jul 13, 2020

    Syaikh Al-‘Allamah Al-Utsaimin mengingatkan:

    يجب على طالب العلم أن يتخلى عن الطائفية و الحزبية بحيث يعقد الولاء والبراء على طائفة معينة أو على حزب معين فهذا لا شك خلاف منهج السلف

    “Wajib atas penuntut ilmu berlepas diri dari pengelompokkan hizbiyyah yang mengikat prinsip al-wala’ (loyalitas) dan al-baro’ (antipati) di atas kelompok tertentu atau kubu tertentu, karena perbuatan seperti itu tidak disangsikan lagi menyelisihi manhaj Salaf.” (Kitabul ‘Ilmi hal. 61)

    Beliau rohimahullah mendapati adanya sebagian penuntut ilmu yang belajar kepada seorang Syaikh sehingga membuat dirinya takjub kepada Syaikhnya itu, lantas dia bela Syaikhnya tersebut baik benar maupun salah bahkan dia belum mengerti duduk persoalan yang sesungguhnya.

    Lalu dengan serampangan dia memusuhi dan menyesatkan siapa saja yang menyelisihi Syaikhnya tersebut. Dia mengklaim syaikhnya yang paling alim dan telah mengadakan perbaikan sedangkan selain Syaikhnya dianggap jahil dan hanya membuat kerusakan. (Idem hal. 61-62)

    Sikap seperti itu disebut dengan sikap “hizbiyyah” yang telah diingkari oleh Allah dalam
    Al-Qur’an dan sikap seperti itu menyerupai perangainya kaum musyrikin. Allah berfirman:

    ولا تكونوا من المشركين من الذين فرقوا دينهم وكانوا شيعا كل حزب بما لديهم فرحون

    “Dan janganlah kamu seperti orang-orang musyrik yaitu orang-orang yang memecah belah agama mereka sehingga mereka menjadi beberapa golongan dan tiap-tiap hizb (golongan) itu merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka.” (Ar-Rum: 31-32)

    Prinsip al-wala’ wal baro’ tidak dibangun diatas manhaj dan aqidah yang benar, tetapi mengacu kepada kubunya, komunitasnya, Syaikhnya atau Ustadznya yang mungkin benar dalam suatu permasalahan, mungkin salah dalam perkara yang lain. Padahal tidak ada yang ma’shum (terjaga dari kesalahan) selain Rosulullah ﷺ.

    Ustadz Fikri Abul Hasan hafizahullaah
    Disalin dari e-book Rambu-Rambu Menuntut Ilmu