• Rab. Agu 12th, 2020

    Seekor Kambing Boleh Diniatkan untuk Satu Anggota Keluarga

    Byadmin

    Jul 13, 2020

    (6). Seekor Kambing Boleh Diniatkan untuk Satu Anggota Keluarga

    Dari Atho bin Yasar, dia berkata, “Aku pernah bertanya pada Ayyub Al-Anshori, bagaimanakah qurban di masa Rosulullah ﷺ?” Beliau menjawab, “Seseorang biasa berqurban dengan seekor kambing yang diniatkan untuk dirinya dan keluarganya lalu mereka menikmati daging qurbannya juga menyalurkannya untuk yang lain.” (HR. At-Tirmidzi 1505 hadits hasan shohih)

    Hadits ini sebagaimana yang dijelaskan oleh para Ulama menunjukkan bolehnya seorang kepala keluarga berqurban dengan niat menyertakan pahalanya untuk dirinya berikut keluarganya yaitu anak dan isteri.

    Namun apabila seekor kambing hasil urunan dari satu sekolah atau seekor sapi hasil urunan dari satu kantor, maka praktek semacam itu terhitung sedekah bukan ibadah qurban. Karena qurban kambing hanya berlaku untuk satu orang sedangkan qurban sapi paling banyak tujuh orang.

    (7). Aib yang Mempengaruhi Keabsahan Qurban

    Nabi ﷺ bersabda:

    أربع لا تجوز في الأضاحي: العوراء البين عورها والمريضة البين مرضها والعرجاء البين ظلعها والكسير التي لا تنقى

    “Ada empat aib yang tidak sah bagi hewan qurban, yaitu al-awro’ (buta sebelah matanya) yang jelas butanya, al-maridhoh (sakit) yang jelas sakitnya, al-‘arja (pincang) yang jelas pincangnya, dan terlalu kurus nampak tidak punya sumsum ditulangnya.” (HR. Abu Dawud 2802 dan dishohihkan Syaikh Nashir dalam “Irwa’ul Gholil” 1147)

    Adapun hewan qurban yang dimakruhkan oleh para Ulama antara lain yang telinganya sobek, ekornya terpotong, tanduknya patah, tidak bergigi atau yang serupa dengan itu.

    https://t.me/manhajulhaq