• Rab. Agu 12th, 2020

    Qurban Realisasi Taqwa

    Byadmin

    Jul 12, 2020

    (2). Qurban Realisasi Taqwa

    Allah berfirman:

    لن ينال الله لحومها ولا دماؤها ولكن يناله التقوى منكم

    “Daging-daging (hewan qurban) dan darahnya itu sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah akan tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketaqwaan kamu.” (Al-Hajj: 37)

    Al-‘Allamah Abdurrohman bin Nashir As-Si’di menjelaskan:

    ليس المقصود منها ذبحها فقط ولا ينال الله من لحومها ولا دمائها شيء لكونه الغني الحميد وإنما يناله الإخلاص فيها والاحتساب والنية الصالحة، ولهذا قال: { وَلَكِنْ يَنَالُهُ التَّقْوَى مِنْكُمْ }

    “Bukanlah yang dituju dari ayat tersebut hanya sekedar penyembelihan semata. Karena daging dan darah yang dialirkan itu tidak akan sampai kepada Allah sedikitpun karena Dia Mahakaya lagi Maha Terpuji. Akan tetapi yang sampai kepada Allah hanyalah niat yang ikhlas, ihtisab (mengharap pahala) serta kesholihan hati. Oleh sebab itu Allah mengatakan, “Tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketaqwaan kamu”.

    ففي هذا حث وترغيب على الإخلاص في النحر وأن يكون القصد وجه الله وحده لا فخرا ولا رياء ولا سمعة ولا مجرد عادة وهكذا سائر العبادات إن لم يقترن بها الإخلاص وتقوى الله كانت كالقشور الذي لا لب فيه والجسد الذي لا روح فيه

    Ayat ini mengajak ikhlas dalam berqurban yang diharapkan hanya wajah Allah semata dari ketaatannya, bukan dijadikan ajang gengsi, riya’ (ingin dilihat), sum’ah (ingin didengar) atau rutinitas tahunan belaka. Begitupula segenap amalan ibadah bila tidak dilandasi niat yang ikhlas dan taqwallah maka ibadahnya itu laksana kulit tanpa isi atau jasad tanpa ruh.” (Taisirul Karimirrohman fi Tafsir Kalamil Mannan hal. 538)

    https://t.me/manhajulhaq