• Rab. Agu 12th, 2020

    Puasa Sunnah Syawwal Berbenturan Dengan Larangan Puasa Hari Sabtu

    Byadmin

    Mei 28, 2020

    Puasa Sunnah Syawwal Berbenturan Dengan Larangan Puasa Hari Sabtu

    Dijawab Oleh Ustadz Mukhsin Suaidi, Lc, M.E.I حفظه الله)


    PERTANYAAN


    Assalamu ‘alaikum ustadz,

    Kalo kita puasa syawal dengan niat puasa sampai 6 hari dari hari Senin sampai Sabtu; apakah hari sabtunya kita dibolehkan puasa atau tidak? Karena ana pernah dengar bahwa kita diharuskan menyelisihi puasanya kaum yahudi. jazakumullahu khairan ustadz.


    Ikhwan

    Jawaban



    وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته


    Ada Ulama’ yang membolehkan pelaksanaan puasa 6 hari di bulan Syawwal meski salah satu hari nya bertepatan dengan hari Sabtu. Diantara ulama’ yang berpendapat demikian adalah syaikh Ibnu Baz dan syaikh Utsaimin. Syaikh Utsaimin berkata:
    Keadaan kedua: Hari Sabtu bertepatan dengan puasa yang disyariatkan berpuasa di dalamnya seperti puasa bidh, puasa arafah, puasa asyura, puasa 6 hari di bulan Syawwal (bagi orang yang telah berpuasa Ramadhan) dan puasa 9 hari di bulan Dzul hijjah maka ketika itu tidak apa karena ia tidak berpuasa pada hari itu dikarenakan hari sabtu tersebut, akan tetapi dikarenakan bahwa hari tersebut termasuk hari-hari yang disyariatkan untuk berpuasa di dalamnya. Majmu’ Fatawa Wa Rasail Al-Utsaimin 20/58

    Sebagian ulama’ berpendapat bahwa hukum asalnya tidak dibolehkan berpuasa selain puasa wajib pada hari sabtu. Ini berdasarkan petikan sabda Nabi shallallahu alaihi wa sallam berikut:


    لَا تَصُومُوا يَوْمَ السَّبْتِ إِلَّا فِي مَا افْتُرِضَ عَلَيْكُم


    Janganlah kalian berpuasa pada hari sabtu kecuali puasa yang diwajibkan atas kalian. HR. Abu Daud no.2421 dan Ibnu Majah no. 1726. Dishahihkan oleh Al-Albani
    Pendapat ini yang dikuatkan oleh syaikh Al-Abani sebagaimana beliau terangkan di Tamam Al-Minnah 406-407

    Untuk keluar dari perselisihan ini sebaiknya tidak melaksanakan puasa sunnah sunnah bulan Syawwal pada hari sabtu bila masih ada hari lain yang memungkinkan pelaksanaannya pada hari lain tersebut (tidak berurutan demi menghindari pelaksanaan puasa Syawwal pada hari sabtu). Perlu difahami bahwa menurut Ulama’ yang membolehkan puasa pada hari Sabtu untuk puasa Syawwal: Pelaksanaan puasa 6 hari di bulan Syawwal tidak mensyaratkan pelaksanaannya secara berturut-turut, sehingga bila kita menghindari berpuasa pada hari sabtu dan disebabkan hal itu puasa Syawwal kita tidak berturut-turut maka ini tidaklah dipermasalahkan oleh mereka.

    Syaikh Ibnu Baz pernah ditanya tentang puasa 6 hari di bulan Syawwal
    Pertanyaan:
    Apakah puasa 6 hari bulan Syawwal harus berturut-turut ataukah boleh puasanya terpisah-pisah dalam satu bulan tersebut?

    Berpuasa 6 hari di bulan Syawwal adalah sunnah Nabi shallallahu alaihi wa sallam. Boleh berpuasa hari tersebut secara berturut-turut atau terpisah-pisah karena Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam memutlak kan puasa tersebut dan tidak menyebutkan berturut-turut atau terpisah-pisah. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:


    «مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ، كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ


    “Barang siapa yang telah berpuasa Ramadhan, kemudian diikutinya dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti puasa setahun.” (HR. Muslim no.1164). Majmu’ Fatawa Ibnu Baz 15/391 no.149


    والله تعالى أعلم بالحق والصواب

    Sumber http://www.salamdakwah.com/pertanyaan/3034-puasa-sunnah-syawwal-berbenturan-dengan-larangan-puasa-hari-sabtu