Shalih dan Muslih

Fawaid

Fawaid edisi khusus



Shalih dan Muslih.


abu abd rahman bin muhammad suud al atsary.




Dalam syair di katakan:


يا عبد الحرمين لو ابصرتنا #
لعلمت أنك في العبادة تلعب #.

من كان يخضب خده بدموعه #
فنحورنا بدمائنا تتخضب #.

أو كان يتعب حيله في باطل #
فخيولنا يوم الصبيحة تتعب #.

ريح العبير لكم و نحن عبيرنا … #
رهج السنابك و الغبار الأطيب #.

و لقد اتانا من مقال نبينا #
قول صحيح صادق لا يكذب #.

لا يستوي غبار حيل الله في … #
أنف أمرىء و ذخان نار تلعب #.

هذا كتاب الله ينطق بيننا #
ليس الشهيد بميت لا يكذب #.


Wahai orang yang beribadah di dua tanah haram seandainya engkau melihat kami #

Sungguh engkau akan mengetahui bahwa bahwa selama ini engkau bermain main dalam ibadah #.

Siapa yang membasuh pipinya dengan air matanya #

Maka kami membasuh wajah kami dengan darah #.

Atau bila orang lain melelahkan tungangan (kuda) nya dalam satu hal yang batil #

Maka kuda kuda kami kelelahan di esok hari (untuk berjuang) #.

Bau semerbak wewangian untuk kalian dan untuk kami tanah … #

Pada kuku kuda dan debu debu kebaikan #.

Dan telah datang kepada kami dari ucapan Nabi kita #

Ucapan yang benar lagi jujur tidak ada kedustaan #.

Tidaklah sama antara debu kuda Allah (yang di gunakan berjuang) di … #

Hidung seorang dengan asap neraka yang berkobar #.

Inilah kitabullah yang memutuskan perkara di antara kita #

Tidaklah seorang yang mati di jalan Allah mati, hal ini bukan sesuatu kedustaan #.


Kitab tafsir Ibnu Katsir surah 3/195



Di riwayatkan Ibnu Asyakir rahimahullah, dalam biografi Abdullah bin Mubarak rahimahullah, melalui jalan riwayat Muhammad bin Ibrahim bin abu Sakinah,

Bahwa aku (Ibnu Abi Sakinah) mendiktekan (menulis) untuk Abdullah bin Mubarak bait bait (syair) berikut ini di tarsus (wilayah asfahan),

Lalu aku sampaikan bait bait ini pada Fudhail bin Iyyadh rahimahullah tahun 170, di Masjidil Haram (Makkah) .


Lalu ia membacanya:


يا عبد الحرمين لو ابصرتنا #
لعلمت أنك في العبادة تلعب #.

من كان يخضب خده بدموعه #
فنحورنا بدمائنا تتخضب #.

أو كان يتعب حيله في باطل #
فخيولنا يوم الصبيحة تتعب #.

ريح العبير لكم و نحن عبيرنا #
رهج السنابك و الغبار الأطيب #.

و لقد اتانا من مقال نبينا #
قول صحيح صادق لا يكذب #.

لا يستوي غبار حيل الله في … #
أنف أمرىء و ذخان نار تلعب #.

هذا كتاب الله ينطق بيننا #
ليس الشهيد بميت لا يكذب #.

(Sudah kami terjemahkan di atas).


Ketika beliau membacanya, maka kedua matanya bercucuran meneteskan air mata,

Lalu beliau berkata,

“Abu abdur Rahman (yakni, Abdullah bin Mubarak) telah benar, dia telah menasehati ku.”



Dari riwayat di atas dapat kita ambil pelajaran,

Pertama, bahwa para ulama salaf, senantiasa saling berziarah dan memberi nasehat,

Dan hati hati mereka begitu lembut dengan nasehat dan menerimanya.


Kedua, para ulama dan orang terdahulu mereka memiliki hati yang lembut, mudah menerima nasehat, tidak mempersulit hidup, kuat dalam ibadah dan mencontoh nabi shalallahu alaihi wasallam.

Ketiga, mereka (para salaf) teladan dalam amal dzahir dan batin sekaligus.

Tidak seperti kita ( termasuk kami di dalamnya) hari ini, yang lemah dalam dua masalah sekaligus.

Yang lemah amalan dzahir dengan kemalasan, sekaligus lemah amalan batin dengan sedikitnya keikhlasan.


Maka, wahai jiwa, wahai diri….

Yang mulai redup cahaya hidayah di hatinya…


Yang terasa berat melangkah, baik dalam ibadah wajib dan Sunnah.

Yang lalai dari perbaikan batin (hati), sekaligus menghiasi dzahir dengan ketaqwaan.


Wahai engkau yang berusaha menshalihkan diri, namun belum berbenah dalam keshalihan bathin,

Dengarlah seruan Rabbmu,


و ثيابك فطهر

Dan baju (jiwa) mu, bersihkanlah.

Qs 74 Al Mudatsir ayat 4.


Yakni bersihkanlah hatimu dari kesyirikan, kenajisan, dan berusaha membenahi dzahir sekaligus bathin.


Wahai orang orang yang mementingkan untuk keshalihan diri, dengan mengurung jiwa di mihrab mihrab ke sufi an,

Yang belum pernah tersentuh bajunya dengan debu dalam dakwah dan perbaikan ummat.

Wahai orang orang yang belum siap dengan tantangan di jalan Allah, untuk menapaki jalan para rasul, dalam menyeru manusia, pada tauhid,

فلا إقتحم العقبه !


Mengapa kah mereka tidak memilih jalan terjal nan sukar !

Qs 90 Al balad ayat 12.


Dan lebih mencari “jalan aman” dan berbasa basi dalam dakwah.


Malulah dengan orang orang yang lebih jujur dalam pengakuan dan siap dalam mengemban perihnya dakwah,

Ketika ia menyeru manusia pada jalan tauhid dan Sunnah,

Lalu ia sanggup tegar dengan mengucapkan,

فإن تولوا فقولوا إشهدوا بانا مسلمون !

Jika mereka berpaling dari nasehat, maka katakan, saksikan oleh kalian bahwa kami adalah seorang muslim !

Qs 3 Ali Imran ayat 64.


Kepada jiwa jiwa lemah di hadapan kesyirikan,

Inilah panggilan pemuda pemuda ashabul Kahfi,

Ketika mereka berdiri di hadapan para pemuja berhala, lalu tanpa rasa gentar mereka berucap, Rabb kami adalah Allah, yang kami tiada akan menyeru Illah selain Nya !!!,

إنهم فتية امنوا بربهم و زدناهم هدئ . و ربطنا على قلوبهم إذ قاموا فقالوا ربنا رب السماوات و الأرض لن ندعوا من دونه الهة

_Mereka itu para pemuda yang beriman kepada Rabbnya, maka Kami tambah kan kepada mereka petunjuk. Dan Kami teguhkan hati mereka saat mereka berdiri, lalu berucap Rabb kami adalah Allah pencipta langit dan bumi, yang tiada kami akan menyeru Ulah selain Nya._

Qs 18 Al Kahfi ayat 13-14.


Wahai jiwa jiwa yang mulai kehilangan rasa cemburu pada agama,

Yang mulai hilang sensifitas saat agama dan keyakinan nya terlecehkan oleh orang orang fajir lagi khianat.


Wahai para pemuda, ini panggilan untukmu,

Para pemudah yang menghabiskan umur pada ke sia siaan,

Kapan datang waktu kepadamu, saat baju dan kulitmu terbasai keringat, di meja pembelajaran, saat tinta habis menulis rangkaian faidah dan pembahasan, serta kemudian, rambut dan mukamu berdebu menyerukan tauhid dan Sunnah di jalan dakwah yang terjal ini ???.


Wahai mata yang terpejam, wahai hati yang masih kosong dari hidayah, wahai jiwa yang tiada getaran iman, wahai orang yang berleha leha…. Saat nya …

Bangun !!!!.


Ini Islam dan kaum muslimin menunggu kontribusi mu dalam dakwah dan pembenahan ummat.

Ummat ini membutuhkan tidak hanya seorang yang shalih (baik) namun juga Muslih (mengusahakan perbaikan).


Sidoarjo, bada isya,

Oleh yang butuh dan mengharapkan ampunan Rabbnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *