• Kam. Agu 6th, 2020

    Tanya Jawab Seputar Sholat Tarowih

    Byadmin

    Apr 16, 2020

    1. Apa makna tarowih?
    Tarowih (تراويح) adalah bentuk jama'(plural) dari kata tarwihah (ترويحة) yang artinya waktu sejenak untuk istirahat. Yakni setiap usai 4 rokaat duduk sejenak untuk istirahat.

    2. Apa hukum sholat tarowih?
    Para Ulama sepakat hukumnya sunnah sebagaimana yang ditegaskan oleh Al-Imam An-Nawawi dalam “Syarh Shohih Muslim”.

    Dalilnya, perbuatan Nabi صلى الله عليه وسلم yang meninggalkan sholat tarowih dimasjid karena khawatir menjadi kewajiban atas umatnya. (HR.Al-Bukhori dan Muslim)


    Juga sabda Nabi صلى الله عليه وسلم,
    “Barangsiapa yang menunaikan sholat tarowih dengan penuh keimanan dan mengharap pahala maka akan diampuni dosanya yang telah lalu.”
    (HR.Al-Bukhori dan Muslim)

    3. Kapan waktu sholat tarowih?
    Waktunya antara Isya sampai masuk waktu shubuh sebagaimana yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam Musnadnya.

    4. Berapa jumlah rokaat shalat tarowih?
    Para Ulama berselisih pendapat dalam hal ini. Pendapat ulama yang lebih kuat disisi kami adalah 11 rokaat lebih utama karena ini yang dikerjakan Nabi صلى الله عليه وسلم. Dalilnya riwayat Aisyah,
    “Tidaklah Nabi صلى الله عليه وسلم sholat malam pada bulan Romadhon dan tidak pula bulan selainnya melebihi 11 rokaat. (HR.Al-Bukhori)

    Adapun pendapat yang mengatakan lebih dari 11 rokaat maka berdasarkan kerumuman hadits,
    “Sholat malam 2 rokaat 2 rokaat.” Dan para Ulama telah berijma’ bahwa jumlah rokaat sholat malam tidak terbatas sebagaimana yang dinyatakan oleh Al-Hafidzh Ibnu Abdil Barr dalam “Al-Istidzkar”,
    Al-‘Iroqi dan Al-Qodhi’Iyadh dalam “Ikmalul Mu’lim”.

    5. Bagaimanakah kaifiyyat (cara) sholat tarowih, apakah dengan 4 rokaat 4 rokaat atau 2 rokaat 2 rokaat ?

    Para Ulama berselisih pendapat. Abu Hanifah berpendapat sunnah dikerjakan 4 rokaat 4 rokaat. Sedangkan para Ulama Malikiyyah dan Hanabilah berpendapat sunnah dikerjakan 2 rokaat 2 rokaat, makruh 4 rokaat 4 rokaat.

    Adapun para Ulama Syafiiyyah berpendapat wajib dikerjakan 2 rokaat 2 rokaat, sedangkan 4 rokaat 4 rokaat sholatnya dianggap tidak sah.
    Pendapat Ulama yang lebih kuat disisi kami adalah sholat tarowih dikerjakan dengan 2 rokaat 2 rokaat. Dalilnya, “Sholat malam itu 2 rokaat 2 rokaat.”

    (HR.Al-Bukhori dan Muslim)

    6. Bagaimana dengan riwayat Aisyah, “Beliau sholat 4 rokaat, jangan engkau tanya bagus dan panjangnya. Setelah itu beliau sholat 4 rokaat dan jangan engkau tanya bagus dan panjangnya.
    Kemudian beliau shalat 3 rokaat.”(HR.Al-Bukhori dan Muslim)?

    Al-Imam Ibnu Batthol menjelaskan,
    “Riwayat Aisyah sesungguhnya dibangun diatas sabda nabi صلى الله عليه وسلم

    “Sholat malam itu 2 rokaat 2 rokaat. “Yakni 4 rokaat yang dimaksud ialah 2 kali salam. Maka riwayat yang mujmal (global) dibawa kepada yang mufassar (rinci).

    “(Syarh Shohih Al-Bukhori)

    Sebagian Ulama berkata, tidak ada riwayat yang tsabit dariRosululla Rosulullah صلى الله عليه وسلم serta para shohabat beliau mengerjakan sholat malam dengan model 4 rokaat 4 rokaat. Pendapat ini yang dipegang oleh Syaikh bin Baz dan
    Syaikh Al-Utsaimin.

    7. Dalam shohih Muslim disebutkan Rosulullah صلى الله عليه وسلم sholat malam 9 rokaat, pada rokaat ke 8 beliau tasyahud dan rokaat ke 9 beliau salam. Bukankah ini menjadi dalil beliau tidak shalat malam hanya dengan model 2 rokaat 2 rokaat?

    Tidak, karena sholat yang beliau tunaikan dalam riwayat tersebut adalah sholat witir yang ganjil jumlah rokaatnya, bukan sholat malam yang genap.

    8. Mana yang lebih utama shalat tarowih berjamaah atau sholat sendirian?

    Bagi laki-laki lebih utama sholat secara berjamaah di masjid bersama imam. Dalilnya,
    “Seseorang yang sholat bersama
    imam hingga selesai maka baginya pahala sholat semalam penuh.”

    (HR.Abu Dawud, At-Tirmidzi, An-Nasa’i, Ibnu Majah)

    Sedangkan bagi wanita lebih utama sholat dirumahnya, dalilnya,
    “Dan rumah-rumah mereka lebih utama bagi mereka.” (HR.
    Ahmad)

    Hal ini dinyatakan oleh Nabi صلى الله عليه وسلم berkaitan dengan afdholnya sholat dimasjid Nabawi dibandingkan masjid yang lain selain masjidil Harom.

    9. Wirid apa yang disyariatkan antara sholat tarowih dan seusai witir?

    Tidak ada wirid tertentu yang dilafalkan antara sholat tarowih setiap usai 2 rokaat atau 4 rokaat. Para Ulama menyampaikan, wirid-wirid yang dibaca pada saat itu adalah amalan yang tidak ada contohnya dari Rasulullah
    صلى الله عليه وسلم

    Adapun setelah sholat witir, maka
    disunnahkan mengucapkan, “Sub-haanalmalikilqudduus” sebanyak 3 kali dengan memanjangkan bacaan yang kali ketiga sebagaimana yang diriwayatkan An-Nasa’i.

    Disalin dari Ebook Panduan Ramadhan oleh Ustadz Fikri Abul Hasan

    Editor : Tim UFH