Mendidik dengan Cinta, Jangan Sampai Salah Langkah

Oleh:

Ust. Aunur Rofiq bin Ghufron, Lc

Allah Tabaaraka wata’ala menanamkan rasa cinta di hati manusia, tentu banyak manfaatnya jika rasa cinta ini digunakan untuk perkara yang diridhai oleh Allah. Bahkan kita wajib menanamkan rasa cinta kepada Allah melebihi kecintaan kita kepada selain-Nya. (Lihat QS. Al-Baqarah: 165)

Demikian pula orang yang beriman, tidak mungkin merasakan nikmat dan lezatnya iman melainkan jika Allah dan Rasul-Nya lebih dia cintai daripada mencintai selain keduanya. (Lihat HR. Bukhari: 16)

Anak Suka Disayang

Tidak diragukan bahwa anak kecil sangat berharap kecintaan dari kedua orang tuanya. Bahkan kecintaan yang diperoleh kemungkinan besar akan menjadi sebab anak berbakti kepada kedua orang tua, mengikuti nasihatnya yang baik, berakhlak mulia; semisal mau diperintah agar beribadah kepada Allah dan perbuatan baik lainnya.

Kecintaan bisa diwujudkan dengan kata-kata, semisal panggilan sayang atau kalimat serupa yang menyejukkan hatinya. Sebagaimana tatkala Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda kepada sahabat Mu’adz bin Jabal Radhiallahu’anhu,

يَا مُعَاذُ وَاللهِ إِنِّى لأُحِبُّكَ وَاللهِ إِنِّى لأُحِبُّكَ

“Wahai Mu’adz, demi Allah, aku mencintaimu. Demi Allah, aku sungguh mencintaimu.” (HR. Abu Dawud, dishahihkan oleh Al-Albani no. 1524)

Bagaimana Mendidik Anak Dengan Cinta Yang Benar?

Orang tua dan pendidik yang berhasil di antaranya karena senantiasa membuat senang anak didiknya. Namun bukan sekedar membuat senang anak, sehingga yang haram pun dilakukan, seperti mengajak anak menari, berjoget, menyanyi, atau perkara haram lainnya. Pendidik bisa membuat senang anak dengan cara yang dicontohkan oleh Rasulullah dan para sahabatnya, di antara caranya:

▪ Memberi Kesempatan Anak Bermain

Bagaimana caranya? Dan mainan seperti apa yang dibolehkan bagi anak?

▪ Mencintai Dengan Menciumnya

Apakah sedemikian pentingnya arti sebuah ciuman bagi anak?

▪ Mencintainya Dengan Menghibur Saat Anak Bersedih

Lantas hiburan apa yang cocok bagi mereka?

▪ Memujinya Dengan Kata-kata Menarik

Kata-kata yang seperti apa?

▪ Memeluknya Jika Masih Kecil

Apakah pelukan sangat berpengaruh bagi si kecil?

▪ Bercanda Dengan Mereka

Moment seperti apa yang pas untuk bercanda? Bentuk candaan yang bagaimana?

▪ Mendoakan Kebaikan

▪ Mempermudah Urusannya

▪ Beri Pujian

Selanjutnya, Bagaimana Mencintai Anak Yang “Nakal”?

Temukan jawaban dan penjelasan secara terperinci pada artikel selengkapnya; Klik :

Mendidik Dengan Cinta, Jangan Sampai Salah Langkah

Tinggalkan Balasan

Ukhuwah Fil Hijrah