Hinanya Kesyirikan

Fawaid edisi khusus(menyibak fenomena kesyirikan pada sebagian kaum Muslimin dengan dalih menghidupkan tradisi).Abu Abd Rahman bin Muhammad Suud Al Atsary. يٰصٰىحِبَىِ السِّجْنِ ءَأَرْبَابٌ مُّتَفَرِّقُونَ خَيْرٌ أَمِ اللَّهُ الْوٰحِدُ الْقَهَّارُ(Yusuf berkata) wahai teman sepenjara, apakah Rabb-Rabb yang bermacam-macam itu lebih baik dari Allah yang Esa lagi perkasa?. مَا تَعْبُدُونَ مِنْ دُونِهِۦٓ إِلَّآ أَسْمَآءً سَمَّيْتُمُوهَآ أَنْتُمْ وَءَابَآؤُكُمْ مَّآ أَنْزَلَ اللَّهُ بِهَا مِنْ سُلْطٰنٍ  ۚ إِنِ الْحُكْمُ إِلَّا لِلَّهِ  ۚ أَمَرَ أَلَّا تَعْبُدُوٓا إِلَّآ إِيَّاهُ  ۚ ذٰلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ وَلٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ.Apa yang kalian sembah selain Nya, tidaklah kecuali nama-nama yang kalian dan nenek moyang kalian buat-buat, Allah tidak menurunkan keterangan dari hal itu, menetapkan satu hal itu tidak ada yang berhak kecuali Allah, Dia telah memerintahkan agar kalian tidak beribadah kecuali kepada Nya, inilah agama yang tegak itu, namun kebanyakan manusia tidak mengetahuinya. (Surah Yusuf : 39-40).Syaikh Abdurrahman bin Nasir bin Abdillah As Sady rahimahullah menjelaskan, ا ارباب عاجزة ضعيفة لا تنفع و لا تضر و لا تعطي و لا تمنع و هي متفرقة ما بين اشجار و احجار و ملائكة و اموات و غير ذلك من أنواع المعبودات التي يتخذها المشركون. Apakah Rabb-Rabb yang lemah, tidak berdaya, tidak bisa memberi manfaat, tidak bisa mendatangkan keburukan, tidak bisa memberi, tidak mampu menahan, sedangkan mereka bentuknya bermacam-macam dari pohon, batu, malaikat, orang mati yang telah di kubur, dan lainnya, dari macam-macam sesembahan yang di yakini orang Musyrik. Lalu beliau melanjutkan, فإن الفرق بين عباذة الله وحده لا شريك له و بين الشرك به اظهر الأشياء و ابينها ، و لكن لعدم العلم من أكثر الناس بذلك ، حصل منهم ما حصل من الشرك. Perbedaan antara peribadatan kepada Allah yang Esa dan tiada sekutu bagi Nya dengan perbuatan Syirik adalah perkara yang jelas dan begitu terang, namun karena tidak adanya ilmu di kebanyakan manusia tentang hal ini (Tauhid dan Syirik), maka terjadilah apa yang terjadi dari perbuatan Syirik. Lihat lebih jelasnya di kitab Taisir Karimir Rahman fi Tafsir Kalami Manan surah 12 ayat 39-40. Hal 409. Cetakan Darul Alamiyah Mesir. Berawal nya tulisan ini, terkait ucapan seorang tokoh agama di sebuah masjid, dengan suara melalui speaker yang cukup keras di malam maulid nabi shalallahu alaihi wa salam dan di barengkan dengan acara haul,”Sak niki mboten wonten nami-nipun Syirik, mboten wonten nami-nipun bid’ah,Wong khol di warah syirik, wong maulid nabi, di warah bid’ah, anak e wong payan, ae di ulang tahun-i, mosok kanjeng nabi orah”(sekarang tidak ada yang namanya syirik dan tidak ada yang namanya bid’ah, Orang ngadakan haul di bilang syirik, Orang adakan maulid nabi di bilang bid’ah, anaknya orang payan (payan, sebuah dusun di sedati, sidoarjo) saja di ulang tahun-i, masak nabi tidak). Sebuah ungkapan dan ucapan yang jauh dari Ilmu.Bila taraf kyai, seperti itu, yakni bicara tanpa ilmu, lalu bagaimana dengan ummatnya???. Sedang Allah subhanahu wa taala menjelaskan sebagian manusia jatuh pada kesyirikan, وَيَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ مَا لَا يَضُرُّهُمْ وَلَا يَنْفَعُهُمْ وَيَقُولُونَ هٰٓؤُلَآءِ شُفَعٰٓؤُنَا عِنْدَ اللَّهِ  ۚ قُلْ أَتُنَبِّئُونَ اللَّهَ بِمَا لَا يَعْلَمُ فِى السَّمٰوٰتِ وَلَا فِى الْأَرْضِ  ۚ سُبْحٰنَهُۥ وَتَعٰلٰى عَمَّا يُشْرِكُونَ.Dan mereka mengibadahi selain Allah apa yang tidak bisa mendatangkan keburukan dan manfaat, dan mereka berkata, inilah pemberi syafa`at untuk kami di sisi Allah, apakah kalian akan mengajari Allah tentang sesuatu yang tidak di ketahui Nya dari apa yang ada di langit dan bumi? Maha Suci Dia dan Maha Tinggi dari apa yang mereka persekutukan. (Surah Yunus : 18).Lalu di katakan, hari ini tidak ada kesyirikan???. Tentu satu ucapan dusta. Kami (Abu Abd Rahman) kutip dari buku fakta baru Wali Songo, Bausquet dalam tulisannya tahun 1938, berkata, singkatnya, di bawah baju berlubang-lubang Islam, tampak badan Animisme, sedikit ke Hinduan, yang bagi rakyat merupakan agama mereka yang sejati, Islam Indonesia mempunyai corak yang sangat menyimpang dari Islam biasa.Lihat Agama asli Indonesia /Oleh Jwm Bakker, Sj /184. Fakta baru Wali Songo 268.Wahai para kyai, para ulama, dan ustad, kewajiban mu, adalah menerangkan dengan jelas, agama Allah yang Hanif. Jangan karena kepentingan, kalian sembunyikan kebenaran.Bahkan kalian adalah orang yang pertama yang menganjurkan kesyirikan dan bid’ah. Seruan-seruan pada kejahiliyaan dan kesyirikan melalui seruan untuk kembali pada agama nusantara, adalah bentuk pemurtadan gaya baru. Bila misi dan zending, berupa memurtadkan kaum Muslimin kepada kekafiran Kristen, maka upaya untuk mengajak pada tradisi, dan agama nusantara, adalah upaya sistematis untuk memurtadkan kaum Muslimin kepada agama asli Indonesia, yang tidak lain kejahiliyaan lama berupa Animisme dan kesyirikan. فَاعْبُدُوا مَا شِئْتُمْ مِّنْ دُونِهِۦ  ۗ قُلْ إِنَّ الْخٰسِرِينَ الَّذِينَ خَسِرُوٓا أَنْفُسَهُمْ وَأَهْلِيهِمْ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ  ۗ أَلَا ذٰلِكَ هُوَ الْخُسْرَانُ الْمُبِينُ.Maka sembahlah sesuka kalian apa yang kalian inginkan selain Nya (bila memang kalian tidak nurut dengan nasehat), katakan, sesungguhnya orang-orang yang rugi, adalah orang yang merugikan dirinya dan keluarga nya (karena ajakannya) pada hari kiamat, ketahuilah, itulah kerugian yang jelas. (Surah Az Zumar : 15).Bertaqwalah wahai para pengemban agama. Di tangan kalian baik buruknya ummat, Perbaiki ummat ini, jangan malah di hasung pada kesyirikan dan bid’ah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *