Kenapa Sulit Belajar Bahasa Arab?

🖋 Abu Abd Rahman bin Muhammad Suud Al Atsary

Bahasa adalah penghubung antara dua bangsa. Dengan bahasa kita akan memahami hati dan cara pandang orang lain. Namun begitu, kadang kita kesulitan. Kesulitan itu ada yang alami, ada yang di sengaja.

Berikut alasan kita sulit belajar bahasa asing terlebih bahasa Arab :

  1. Tidak seriusnya niat kita.
  2. Kita terbiasa dengan Bahasa Latin (Romawi) sehingga kita tidak biasa dengan logat dan literatur Arab.
  3. Memahami satu Bahasa maka hal yang terkait adat, kebiasaan dan cara pandang wajib kita pelajari.
  4. Juga kebudayaan setempat.

Saya (Abu Abd Rahman bin Muhammad Suud) pernah buat riset kecil.

Orang Manado, tinggal di Jawa selama setahun (±), ia sangat faham Bahasa Jawa, daripada orang Manado yang tinggal di Manado belajar Bahasa Jawa.

Kita belajar, hanya saat kursus dan di kelas.

Kenapa sulit (katanya) belajar Bahasa Arab?

Jawab: Kita membuka buku diktat hanya semingu sekali atau sebulan sekali.

Coba jujur pada diri sendiri,

terakhir dan terawal, kapan kita buka buku panduan, umpama

Durusul Lughah Arabiyah?

Saya yakin, kita baca saat pertemuan kelas, satu pekan kemarin dan itu 90% dari yang belajar.

  1. Kita tidak PD dengan Bahasa Arab.
  2. Bahasa Arab kita anggap sampingan.

Dan sampingannya itu, samping sekali. Karena merasa, toh saat Umrah, disana banyak yang sudah bisa Bahasa Indonesia.

Beda dengan belajar Tajwid dan Tahsin….

Butuh banget….

Kenapa?

Karena butuh.

untuk… (sebut alasan sendiri sendiri)

Disinilah, kesalahan ketika kita anggap ilmu ada yang butuh dan tidak terlalu butuh serta tidak butuh.

Qodarullah, ilmu Bahasa Arab kita tempatkan pada poin ketiga.

  1. Tidak ada waktu muraja’ah, karena diawal sudah kita bentuk Image bahwa sulit belajar Arab (•) bosan serta membosankan.
  2. Kita hidup di satu kondisi, dimana kita begitu manja dengan diri,
  3. dan takut resiko serta bila bisa tanpa tantangan.

Kita hanya “coba-coba”

Kapan sedikit serius, meluangkan umpama sepuluh menit per hari.

Umpama lihat di youtube, bicara depan kaca. Atau coba telepon teman dengan Bahasa Arab.

Sulit?

Atau tidak ada niat?

Atau setengah-setengah?

Wallahu ‘alam. Isi sendiri…. Mungkin pembimbing yang kurang cool… (biasa datang dari pikiran subyektif).

Oleh yang butuh dan mengharap ampunan Rabbnya.

https://linktr.ee/ukhuwahfilhijrah

√Kunjungi website kami

√Follow TG, IG, FB, FP, LINE, TWITTER : Ukhuwah fil Hijrah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *