Sirah

📜كتاب نزهة الفضلاء تهذيب سير اعلام النبلاء للإمام محمد بن احمد بن عثمان الذهبي رحمه الله

🖋abu abd rahman bin muhammad suud al atsary

4) fitnah fitnah di akhir khulafaur rasyidin, khalifah ali bin abi thalib (terakhir).

Perang siffin.

Dari muhammad bin saad, saat terbunuhnya utsman, isterinya naila mengirim surat pada muawiyah dan beserta baju yang belumur darah utsman.

Kemudian muawiyah menunjukkan pakaian dan membaca surat itu, di depan penduduk syam.

Dan mengajak mereka untuk menuntut darah utsman.

Dan mereka membaiat muawiyah.

Saat ali di baiat, putranya hasan berkata, wahai aba tulis surat pada muawiyah dan angkat ia menjadi gubernur syam.

Saat kabar perang jamal sampai pada muawiyah beliau diam, namun saat mendengar terbunuh nya zubair, ia merasa sedih, dan berkata, seandainya ia di sisi kami tentu ia akan kami terima.

Tatkala ali kembali dari basrah, ia mengutus abdullah bin bajali pada muawiyah agar membaiat nya, namun ia engan sampai darah utsman di selesaikan.

Maka ali berangkat ke syam.

Muawiyah mengutus abu muslim al khaulani menghadap ali dengan beberapa permintaan, di antaranya menyerahkan pembunuh utsman.

Masing masing keluar dengan pasukan, dan bertemu di siffin.

Al a’masy berkata, saat perang siffin ali mengigit tangannya, lalu berkata, kenapa aku di ingkari, sementara muawiyah di taati!!!???.

Kemudian terjadi peperangan selama beberapa hari,

Kemudian penduduk syam mengangkat mushaf mushaf, dan berkata, kami ingin perdamaian, mengajak kalian pada kitabullah dan berhukum dengannya!!!.

Pasukan ali berjumlah 50.000 sedang pasukan syam 70.00.

Dari abdullah bin salim, aku melihat amr berkata, saat melihat bendera yang di bawa pasukan muawiyah, ini bendera yang aku bawa saat berjihad dengan rasulullah shalallahu alaihi wa salam sebanyak empat kali, lalu ia maju menyerang, dan gugur, (yakni amr bersedih karena dulu kaum muslimin dengan bendera itu melawan orang kafir, namun saat ini sesama muslim berperang).

Mereka berperang dari tangga 7 safar, Rabu sampai malam sabtu,

Dari abdullah bin jarir al ghafiqi, aku mendengar saat perang siffin, ketika korban berjatuhan, wahai kaum muslimin, berhentilah, siapa yang akan memerangi orang kafir romawi!!!.

Lalu aku kembali, meninggalkan enampuluh ribu korban.

Setelah itu mereka berpisah untuk melakukan perundingan.

Munculnya khawarij.

Pada tahun 38 hijriyah, keluar dari barisan ali (yang mereka juga mengobarkan pembunuhan pada utsman dulu, hanya karena mereka bersembunyi), dan melancarkan pemberontakan pada ali, dengan alasan ali menerima usulan perdamaian.

Ibnu abbas meminta pada khalifah ali untuk datang pada mereka dan menasehati, dua ribu dari mereka taubat dan kembali, sementara lainnya tetap pada pendiriannya.

Pada bulan syaban, mereka menyerang ali, pada perang nahawan, mereka keluar dari kufah dari daerah harurah, maka itu mereka di sebut kelompok haruriyah.

📚Kitab nuzhat fudhala tahzib siyar alami nubala 122-136 dengan ringkasan

5) sikap kita kepada para shahabat, dan melihat dengan jernih permasalahan mereka di akhir kekhalifahan utsman dan ali radiyallahu anhum.

Kami (abu abd rahman) katakan :

Fitnah yang terjadi pada akhir kekalifahan kulafaur rasyidin, menjadikan banyak kebingungan di sementara pemikiran kaum muslimin dan para orientalis barat yang memiliki niat jahat.

Sebagian menjadikan mereka mencela islam, bahkan menuduh islam adalah agama konflik yang berdarah darah, juga sebagian orang islam membenci shahabat, ada juga yang menjadikan alasan untuk bergabung dengan aliran sesat semacam syiah dan khawarij, dan menjadikan para shahabat secara umum bahan celaan, terutama shahabat, utsman, ali, oleh orang Khawarij, abu bakr, umar Dan abu hurairah, muawiyah, abu sufyan, aisyah oleh orang kafir syiah, dan shahabat secara umum oleh Orientalis barat yang kafir.

Tidak lain, mereka bertujuan dengan adanya fitnah di akhir khulafaur rasyidin sebagai bahan fitnah dan mencoreng nama baik islam.

Maka kami katakan.

1 para shahabat seluruhnya, adalah orang orang terbaik setelah para nabi, mereka yang mendampingi nabi berdakwah, dan mereka semuanya meninggal dalam keadaan Allah ridha.

رضي الله عنهم و رضوا عنه

سورة التوبة 100

Allah ridha pada mereka semua, dan mereka ridha pada Nya.

2 Allah menjadikan standar iman yang di terima dari kaum muslimin setelah para shahabat, adalah bila mereka beriman sebagaimana shahabat beriman,

فإن امنوا بمثل ما آمنتم به فقد اهتدوا

سورة البقرة 137

Bila mereka (manusia) beriman sebagaimana (kalian shahabat) beriman, sungguh mereka telah mendapat hidayah.

3 mereka adalah ahli ijtihad, orang yang paling bersih hatinya, paling zuhud, dan paling bertaqwa.

4 konflik yang terjadi di kalangan shahabat lebih terjadi karena faktor faktor munafiq dan pembuat onar, dari kalangan rakyat dan orang orang kafir yang berpura pura masuk islam, untuk membuat kekacauan di kalangan ummat islam saat itu, di antaranya adalah penghembus fitnah, abdullah bin saba si yahudi.

5 peperangan yang terjadi di kalangan para shahabat, bukan inisiatif mereka, namun para perusuh di barisan kaum muslimin.

6 faidah yang jarang di ketahui umum, meskipun sengitnya fitnah dan kemudian timbul korban dalam peperangan dasyat, dan perselisihan yang runcing, semua konflik itu, di akhirnya dapat di selesaikan dengan cara damai,

Karena apa?

Karena satunya aqidah mereka,

Dengan aqidah yang sama, sesengit apapun konflik akan dapat reda, dan terbukti, di jaman hasan bin Ali, beliau menyerahkan kepemimpinan pada muawiyah, dan terjadi Ammul jamaah tahun persatuan.

7 sikap terbaik untuk kita,

Allah telah selamatkan kita dari konflik mereka, maka selamatkan juga lisan kita dari mencela salah satu dari mereka para shahabat.

8 kita doakan seluruh para shahabat, dengan doa radiyallahu anhu (semoga Allah meridhai nya)

9 bukti kita mencintai rasulullah shalallahu alaihi wa salam dengan mencintai shahabat.

Dan kita membenci Lahir batin, orang yang membenci shahabat, dan tidak ada yang membenci shahabat kecuali telah jelas kekafiran, seperti orang syiah semoga Allah melaknat dan menghitamkan wajah wajah orang kafir syiah.


Instagram : instagram.com/ukhuwahfilhijrah
Facebook : facebook.com/ukhuwahfilhijrah
Artikel : Ukhuwahfillhijrah.com
Telegram chanel : http://t.me/ukhuwahfilhijrah

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *