FEK pertemanan persahabatan langgen

🌻fawaid edisi khusus🌻

💦🌹💝 وَلْيَعْفُوا وَلْيَصْفَحُوا ۗ

(bagaimana persaudaraan dan pertemanan itu dapat langeng).

✏ abu abd rahman bin muhammad suud al atsary.

Allah subhanahu wa taala berfirman,

وَلَا يَأْتَلِ أُولُو الْفَضْلِ مِنْكُمْ وَالسَّعَةِ أَنْ يُؤْتُوا أُولِي الْقُرْبَىٰ وَالْمَسَاكِينَ وَالْمُهَاجِرِينَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ۖ

وَلْيَعْفُوا وَلْيَصْفَحُوا ۗ

أَلَا تُحِبُّونَ أَنْ يَغْفِرَ اللَّهُ لَكُمْ ؟ ۗ

وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ.

Dan janganlah orang-orang yang mempunyai kelebihan dan kelapangan di antara kamu bersumpah bahwa mereka (benar benar tidak) akan memberi (bantuan) kepada kaum kerabat(nya), orang-orang miskin, dan orang-orang yang telah berhijrah di jalan Allah,

Dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada (melupakan kesalahan),

Tidak kah suka kalian, bahwa Allah akan memberi pengampunan kepada kalian ?,

Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.

📚 Qs an Nuur 24 ayat 22.

Berkait dengan ayat ini,

Berkata imam Abu fida’ Ibnu katsir rahimahullah,

…  (Yakni hendaknya) seorang Memaafkan dan melupakan atas apa yg mereka dapatkan dalam bentuk ganguan dan lainnya (dari saudaranya)…

Ini merupakan ke maha santunan, ke maha pemurahan, dan ke maha lembutan Allah subhanallah wataala  kepada makhluk makhluk Nya…

Ayat ini berkenaan dengan Abu Bakr as Siddiq radiyallahu anhu yang bersumpah tidak akan memberi nafkah apapun kepada misthah bin utsasah radiyallahu anhu ,

yang juga keponakan (keluarga, juga seorang yang fakir dan mendapat subsidi darinya),

setelah ikut menuduh Aisyah radiyallahu anha (dalam fitnah bahwa Aisyah berselingkuh)…

Tentu Abu Bakr sebagai ayah dari Aisyah ummul mu’minin marah, sakit hati, dan juga terluka hatinya, atas ikut ikutannya misthah dalam menyebar isu yang tidak benar itu.

(Maka Allah subhanahu wa taala berfirman di dalam ayat ini, agar orang orang beriman, memberikan maaf, kelapangan dada, serta melupakan kesalahan saudaranya, yang tergelincir berbuat salah kepadanya).

… Karena satu balasan sesuai kadar satu amal

Sebagaimana kamu memaafkan orang yg berbuat jahat padamu (sesama muslim), begitu juga Allah akan memaafkanmu, sebagaimana engkau berlapang dan melupakan atas kesalahan, demikian pula engkau akan di beri kelapangan.

(lihat selengkapnya dalam tafsir qur’anul adzim surah 24/22).

Berkaitan dengan ayat,

وَلْيَعْفُوا وَلْيَصْفَحُوا ۗ

Imam Abdurrahman bin Nasir bin Abdillah as sady rahimahullah berkata,

Bila kalian memberlakukan hamba  hamba Nya dengan sifat pemaaf dan lapang dada niscaya Dia akan memberlakukan kalian semisal itu…

… Di ayat ini ada anjuran untuk memberi maaf dan melupakan kesalahan (berlapang dada).

(lihat selengkapnya dalam taisir karimir rahman fi tafsir kalami manan surah 24/22).

Saudara saudari kami semoga Allah subhanahu wa taala memberkahi anda,

Sebagai manusia kita adalah makhluk sosial,

Kita tidak bisa hidup sendiri,

Karena agama kita mengajarkan agar kita bergaul dengan orang lain, baik dalam muamalah, persaudaraan dan pertemanan.

Tentu, dalam berinteraksi, masalah, gesekan, atau konflik tentu ada,

Sebagaimana hidup yang tentu ada riak gelombang,

Bila pertemanan itu baik, lancar, dan mengalir, tentu patut di syukuri.

Tapi, sedikit sekali pertemanan yang semacam itu.

Di ayat ke 22, dari surah an Nuur (24), ada penggalan kalimat yang kami dapati faidah penting, terkhusus dalam interaksi pertemanan,

Ketika suatu saat, ada konflik di tengah pertemanan kita, maka ingat firman Allah subhanahu wa taala,

1.
وَلْيَعْفُوا

Dan hendaknya mereka memberi maaf.

2.
وَلْيَصْفَحُوا ۗ

Dan hendaknya mereka berlapang dada, bisa juga melupakan kesalahan, bisa juga menghapus keburukan dari dalam hati.

Alangkah indahnya islam.

Mengajarkan kepada sifat pemaaf, dan lapang dada yang bermakna melupakan kesalahan.

Alangkah indahnya, setiap konflik, masalah, dan juga sengketa, antar teman, antar saudara…

Di selesaikan dengan damai, halus, dan kekeluargaan.

Kenapa memaafkan, juga berlapang dada dan melupakan kesalahan ?.

Boleh jadi, orang bisa memaafkan, namun hatinya sudah ‘kadung’ terluka, sehingga selalu tergiang.

sementara, yang di ajaran agama kita, memaafkan dan bisa melupakan, dan berlapang dada atas kesalahan orang lain.

Semoga dengan ini, persaudaraan dan pertemanan kita bisa kekal, selamanya, sampai di surga Nya (insya Allah).
💦💦💦

Instagram : instagram.com/ukhuwahfilhijrah
Facebook : facebook.com/ukhuwahfilhijrah
Artikel : Ukhuwahfillhijrah.com
Telegram chanel : http://t.me/ukhuwahfilhijrah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *