Turut Campur Urusan Orang

Turut Campur Urusan Orang

Dari Abu Hurairoh bahwa Rosulullah shollallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

من حسن إسلام المرء تركه ما لا يعنيه

“Termasuk baiknya Islam seseorang adalah meninggalkan apa-apa yang tidak berguna baginya.” (HR. At-Tirmidzi 2317, Ibnu Majah 3976, Shohihul Jami’ 5911)

Syaikh Al-‘Allamah Al-Utsaimin menjelaskan, “Sudah sepatutnya manusia meninggalkan apa yang tidak berguna baginya baik dalam urusan agamanya maupun dunianya, sebab hal itu akan lebih memelihara waktunya, lebih selamat bagi agamanya dan lebih mudah menutupi kekurangannya. Andaikata dia ikut campur urusan manusia niscaya itu akan membuat dirinya penat.” (Syarh Al-Arba’in An-Nawawiyyah hal. 97)

Bagaimana dengan seorang isteri membuka pesan-pesan yang masuk di ponsel suaminya apakah termasuk hadits di atas?

Jawab, perbuatan seperti itu tergolong adab yang jelek terhadap suami dan masuk dalam cakupan hadits di atas. Seorang isteri hendaknya sibuk mengurusi apa yang menjadi kewajibannya dan tidak ikut campur dalam perkara yang bukan haknya.

Fikri Abul Hasan

Artikel: Ukhuwahfillhijrah.com
Telegram chanel : http://t.me/ukhuwahfilhijrah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *