Menerima Uang Asuransi Kematian, Bolehkah? (Tanya Jawab)

••◎❀❖ UKHUWAH FIL HIJRAH ❖❀◎••
Question and Answer

TANYA USTADZ

Nama : Eti
Asal : Semarang
Grup UFHA : UFHA 5

PERTANYAAN

Assalaamualaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.

Apakah boleh menerima uang asuransi kematian? Jika sudah terlanjur dikirimkan, apa yang harus kami lakukan? Apa dengan sedekah 2,5% sudah mampu membersihkan uang tersebut?

————————————-

JAWABAN:

وعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ

Bismillah.

Asuransi dan ikut asuransi hukumnya haram dan berdosa.

Karena asuransi adalah perjudian dan riba, serta menghilangkan tawakkal pada Allah ﷻ.

Ini nasehat bagi kita semua, hindari harta haram dan laknat dari Allah ﷻ.

Orang yang suka riba, diriwayatkan,

Esok pada hari kiamat dan hari pengadilan, ia akan diberi pedang, dan akan diajak duel oleh Rabbul ‘alamin, Allah ﷻ.

Hati hati.

Dalilnya surah Al Baqoroh ayat 279.

Bilapun terlanjur dapat asuransi kematian, ambil sesuai premi yang dibayar.

Uang sisanya bukan hak anda, bisa untuk sedekah untuk kepentingan fasilitas umum.

Dan sifat manusia adalah loba pada dunia.

Dikeluarkannya 2,5% tidak membuatnya halal.

Dijawab oleh:
Ustadz Abu Abdurrahman bin Muhammad Suud al Atsary حفظه الله تعالى

•┈┈┈••✦✿✦••┈┈┈•
ᴜᴋʜᴜᴡᴀʜғɪʟʟʜɪᴊʀᴀʜ.ᴄᴏᴍ

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *