Bersikap Terhadap Anak yang Aktif (Tanya Jawab UFH)

UKHUWAH FIL HIJRAH
Question and Answer

Nama : Yunita
Asal : Pondokgede
Grup : UFHA : 7

PERTANYAAN :
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Harus bersikap bagaimana bila mempunyai anak balita yang hiperaktif kalo diajak bertamu kerumah orang suka masuk2 keruangan2, apakah kita hanya berdiam diri saja dirumah. walaupun hanya untuk menjenguk orang sakit, karena kalo diajak mengganggu dan anak tidak ada yg menjaganya selain ana?
Bagaimana sikap ana untuk hidup bertetangga dg kondisi mempunyai anak yg sangat aktif dan tidak bisa diam? Syukron

————————————-

JAWABAN :

وعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ

Bismillah.

Kami dulu punya TPQ yang mengelola anak hiperaktif, namun sekarang tutup.

Menangani anak sedemikian harus banyak bersabar dan berharap pahala kepada Allah taala, sehingga dengan itu beratnya tangungan, menjadi ringan,

Ingat wahai saudariku…

Tangis, atau omelan, atau tingkah anak anak kita yang rame, kadang berisik atau “menjengkelkan” yang kita seakan merasa terkena musibah,

Hal itu, adalah satu nikmat yang di harap orang yang puluhan tahun tidak di karuniai anak,

Yang mereka berusaha cara apapun untuk hanya ingin mendengar tangis anak di rumahnya.

Maka bertaqwalah kepada Allah, dan sayangi putramu dg kelembutan.

“nakal” anak, bila sebatas nakal bawaan anak dan belum baligh, maka insya Allah kita maklumi.

Maka jangan undur dari berbuat baik, dan juga bermuamalah, dg alasan anak hiperaktif.

Tetap bermasyarakat, dan “beri kebebasan” selama tidak merugikan orang tindakan anak.

Dijawab oleh :
Ustadz Abu Abdurrahman bin Muhammad Suud Al Atsary Hafidzahullouh

Artikel: Ukhuwahfillhijrah.com
Telegram chanel : http://t.me/ukhuwahfilhijrah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *