Salah Paham Tabarruk

Salah Paham Tabarruk


Sebagai seorang muslim kita meyakini bahwa Nabi Muhammad shollallahu ‘alaihi wasallam adalah sosok yang diberkahi Allah baik pada jasad beliau, benda-benda yang pernah beliau gunakan, maupun perbuatan-perbuatan beliau.
Ini adalah keistimewaan yang Allah berikan secara khusus kepada beliau sehingga para shohabat bertabarruk (mencari berkah) dengan beliau dan perbuatan ini tidak bertolak belakang dengan aqidah tauhid selama diyakini keberkahan itu hanya datang dari Allah.
Akan tetapi sebagian orang mencampuradukkan dua permasalahan yang tidak sama yaitu antara meyakini Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam sebagai sosok yang diberkahi, dengan mengultuskan beliau yang diyakini dapat mendatangkan manfaat dan menolak mudhorot, sehingga ada di antara manusia yang berdoa kepada beliau, meminta-meminta kepada beliau sepeninggal beliau, padahal perbuatan semacam itu tergolong ibadah yang merupakan hak Allah semata.
Para Ulama menjelaskan makna berkah adalah kebaikan yang tetap dan berlimpah. Sedangkan tabarruk bermakna “tholabul barokah” yaitu mencari berkah.
Tabarruk terbagi menjadi dua yaitu tabarruk yang masyru’ (ditunjukkan oleh dalil-dalil syariat) dan tabarruk yang mamnu’ (dilarang). Tabarruk yang masyru’ seperti tabarruk dengan amalan sholih untuk mencari pahala, contohnya membaca Al-Qur’an atau beribadah di Masjidil Harom. Adapun tabarruk yang mamnu’ seperti tabarruk yang syirik dan bid’ah. (Tas-hilul Aqidah Al-Islamiyyah hal. 288)
Tabarruk yang syirik contohnya seperti meyakini keberkahan itu berasal dari dzat yang ditabarrukinya bukan dari Allah. Sedangkan tabarruk yang bid’ah seperti sholat di sisi kuburan para Nabi atau orang sholih, tabarruk dengan tubuhnya orang-orang sholih, tabarruk dengan lantai Masjidil Harom dan lantai Masjid Nabawi, tabarruk dengan tanah atau pasir di tanah harom, tabarruk dengan ibadah di gua Hiro’ atau gua Tsur dan hal-hal yang diada-adakan lainnya yang tidak ditunjukkan oleh dalil syariat.

✍🏻 Fikri Abul Hasan
Artikel: Ukhuwahfillhijrah.com
Telegram chanel : http://t.me/ukhuwahfilhijrah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *