Tiga Macam Hati

Tiga Macam Hati


1. Al-Qolbus Shohih (hati yang selamat)

Yaitu hati yang ikhlas tidak pernah menghambakan dirinya kepada selain Allah dan berhukum kepada Rosulullah shollallahu ‘alaihi wasallam. 

Hati yang selamat dari setiap syahwat yang menyelisihi perintah Allah dan larangan-Nya, serta selamat dari setiap syubhat (kerancuan) yang menyeleweng dari kebenaran. Apabila menyinta, membenci, memberi, menahan diri, maka semuanya dilakukan karena Allah.

2. Al-Qolbul Mayyit (Hati yang mati)

Berlawanan dengan hati yang selamat yaitu hati yang tidak mengenal siapa Penciptanya, tidak menghambakan diri kepada-Nya, enggan menjalankan perintah-Nya atau menghadirkan segala sesuatu yang dicintai dan diridhoi-Nya. 

Hati yang mati selalu berjalan bersama hawa nafsunya, segala sesuatu diukur oleh selera hawa nafsunya, hawa nafsu menjadi pimpinan dirinya, kebodohan sopirnya, kelalaian kendaraannya, seluruh pikirannya dicurahkan hanya untuk mencapai target-target duniawi semata. Tidak ada lagi kepentingan akhirat.

3. Al-Qolbul Maridh (Hati yang sakit)

Yaitu hati yang hidup namun berpenyakit.

Padanya terdapat kecintaan, keimanan, keikhlasan yang menjadi sumber kehidupannya. Padanya pula terdapat hasad, kesombongan, ‘ujub (besar diri), ketamakan terhadap syahwat, yang semua itu menjadi sumber bencana. Dirinya akan mengikuti mengikuti kemana hatinya itu cenderung, kadang dekat kepada keselamatan, kadang dekat kepada bencana.

(Tazkiyatun Nufus wa Tarbiyatuha, hal. 25-26)

Semoga Allah menganugerahkan kita hati yang selamat dan melindungi kita dari hati yang mati dan berpenyakit.

✍🏻 Ustadz Fikri Abul Hasan


Artikel: Ukhuwahfillhijrah.com
Telegram chanel : http://t.me/ukhuwahfilhijrah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *