Bolehkah Mengqodho Puasa di Hari Lain?

Bolehkah Mengqodho Puasa Syawwal di Bulan Lain?

Syaikh Al-‘Allamah Abdurrohman bin Nashir As-Sa’di berkata, “Bahwa yang nampak dari dua pendapat di antara Ulama, bila telah berlalu bulan Syawwal dan seseorang belum sempat berpuasa (enam hari) maka dia tidak perlu mengqodho (di bulan lain). Sebab puasa Syawwal adalah puasa sunnah yang telah luput waktunya, rosulullah shollallahu ‘alaihi wasallam mengaitkan waktunya dengan bulan Syawwal, maka tidak akan diperoleh pahala puasa pada bulan tersebut bila dilakukan di bulan lain. Andaikata bulan Syawwal sama kedudukannya dengan bulan-bulan lain, tentu Rosulullah shollallahu ‘alaihi wasallam tidak akan menyebut keutamaannya secara khusus. Kendati demikian, ada Ulama yang berkata, “Apabila seseorang berhalangan seperti sakit, haid, nifas atau ‘udzur lain yang menyebabkan dirinya terhalang dari puasa Syawwal lalu menundanya, maka dia tetap mendapat pahalanya meski berpuasa di bulan setelahnya, wallahu a’lam.” (Fatawa Syaikh As-Sa’di hal. 230)

_____________

✍🏻  Ustadz Fikri Abul Hasan

●▬▬▬▬❀❀▬▬▬▬▬●
❀ Artikel:
Ukhuwahfillhijrah.com
❀ Telegram chanel : http://t.me/ukhuwahfilhijrah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *