Baru Saja Belajar Agama, Jangan Merasa Derajat Lebih Tinggi dari Lainnya

Baru Saja Belajar Agama, Jangan Merasa Derajat Lebih Tinggi dari Lainnya

Ini adalah kesalahan dalam berdakwah, yang baru ngaji/belajar agama tapi sudah membicarakan kesalahan orang lain,
bukannya membina tetapi menghukum dan menghina
bukannya mengajak surga tapi memvonis neraka dan sesat
bukannya memberi kemudahan tapi membuat dada sesak
bukannya memberi senyum tetapi muka masam

Ketika awal-awal mengenal dakwah ahlus sunnah bisa jadi ada rasa bangga dan sombong bahwa ia telah mendapat hidayah dan merasa ia sudah selamat dunia-akherat. Padahal ini adalah Ini baru fase yaq’zah [keterbangunan], awal mengangkat jangkar kapal, baru akan mulai mengarungi ilmu, amal, dakwah dan bersabar diatasnya.

Maka janganlah kita menganggap diri kita akan selamat dari dosa dan maksiat hanya karena baru mengenal dakwah ahlus sunnah, Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

“Maka janganlah kamu menganggap dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui siapa orang yang bertakwa.” [An-Najm: 32]

Ibnu Mas’ud,

“Kalau kalian MENGETAHUI dosa-dosaku maka tidak akan ada dua orang yang berjalan di belakangku dan sungguh kalian akan MELEMPARKAN tanah di atas kepalaku, dan aku berangan-angan Allah mengampuni satu dosa dari dosa-dosaku dan aku dipanggil Abdullah bin Kotoran.” [HR.Hakim Al-Mustadrok 3/357 no 5382, shahih]

 

Semoga  kita selalu bisa tawadhu’, Semakin berilmu dan semakin tidak sombong dan tawadhu’.

Penyusun: Raehanul Bahraen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *