Tata cara sholat istikharah

Nama: mimi ummu syifa
[UFH1]

Asal: medan

Pertanyaan:
Assalamualaikum

Bagaimana tatacara sholat istikharah, dan kapankah waktu yg afdhol utk melaksanakannya?
Jazaakunallahu khairan.

Jawab:

Cara shalat istikharah:
1. Shalat sunnah dua rakaat dengan niat istikharah (niat cukup dalam hati, Niat adalah kesadaran atau keinginan hati untuk melakukan sesuatu, niat itu bukan apa yang dilafadzkan)
2. ‎ shalat boleh dilakukan siang atau malam hari, namun pastikan shalat tersebut tidak dilakukan di Waktu-waktu yang terlarang untuk shalat sunnah yaitu: setelah shalat subuh smapai matahari terbit, ketika matahari sedang terbit, tengah hari sebelum matahari bergeser ke barat, setelah shalat ashar sampai matahari tenggelam, sesaat sebelum matahari tenggelam)
3. ‎ tata cara shalat sama seperti shalat sunnah lainnya
4. ‎ setelah salam, membaca do’a berikut:

( اللَّهُمَّ إنِّي أَسْتَخِيرُكَ بِعِلْمِكَ , وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ , وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيمِ فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلا أَقْدِرُ , وَتَعْلَمُ وَلا أَعْلَمُ , وَأَنْتَ عَلامُ الْغُيُوبِ , اللَّهُمَّ إنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الأَمْرَ (sebutkan hajat kita di sini) خَيْرٌ لِي فِي دِينِي وَمَعَاشِي وَعَاقِبَةِ أَمْرِي أَوْ قَالَ : عَاجِلِ أَمْرِي وَآجِلِهِ , فَاقْدُرْهُ لِي وَيَسِّرْهُ لِي ثُمَّ بَارِكْ لِي فِيهِ , اللَّهُمَّ وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الأَمْرَ (sebutkan hajat kita di sini) شَرٌّ لِي فِي دِينِي وَمَعَاشِي وَعَاقِبَةِ أَمْرِي أَوْ قَالَ : عَاجِلِ أَمْرِي وَآجِلِهِ , فَاصْرِفْهُ عَنِّي وَاصْرِفْنِي عَنْهُ وَاقْدُرْ لِي الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ ارْضِنِي بِهِ . وَيُسَمِّي حَاجَتَهُ ) وَفِي رواية ( ثُمَّ رَضِّنِي بِهِ

5. Bila tidak hafal do’a di atas, boleh melihat kepada catatan
6. ‎ ulang shalat istikharah, biasanya Rasulullah berdoa sampai tiga kali. Bila masih memilikinya keraguan.
7. ‎ tidak perlu menunggu mimpi dan sebagainya, setelah shalat istikharah, tawakal kepada Allah lalu kerjakan yang diinginkan (selagi hal tersebut bukan maksiat, tidak melanggar syariat)
8. ‎ boleh juga meminta pendapat orang bijak yang shaleh, atau konsultasi, setelah istikharah. Mudah-mudahan Allah membantu memberikan solusi melalui nasihat orang bijak.

الله أعلم بالصواب

Dijawab oleh:
Ustadz Abu Ayman Hafizh Abdul Rohman, Lc
Hafidzhahullah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *